Amartya Sen

Januari 26, 2008

“No substantial famine has ever occurred in any independent and democratic country with a relatively free press” – Amartya Sen

Sepanjang dua puluh lima tahun terakhir di abad ke-20, Amartya Sen adalah figur utama dalam ekonomi kesejahteraan dan pembangunan ekonomi. Sen memperluas gagasan para ahli ekonomi tentang kesejahteraan manusia sehingga mencakup tidak hanya konsumi tambahan tetapi juga pengembangan potensi manusia. Baca entri selengkapnya »


Mitos Demokrasi untuk Kesejahteraan

Desember 29, 2007

Amich Alhumami

“I believe what a country needs to develop is discipline more than democracy. The exuberance of democracy leads to indiscipline and disorderly conduct, which are inimical to development.”

Lee Kwan Yew—Mantan PM Singapura

Kaitan demokrasi-kesejahteraan sudah sejak lama menjadi perdebatan panjang di kalangan sarjana ilmu politik dan ekonomi. Perdebatan berpangkal pada pertanyaan kembar: Apakah demokrasi dapat mengantar ke kesejahteraan? Apakah demokrasi merupakan jalan tunggal menuju kemakmuran?

Kesimpulan perdebatan tetap spekulatif-hipotetikal karena bergantung pada sejumlah asumsi dasar dan persyaratan yang harus dipenuhi, agar demokrasi dapat memuluskan jalan mencapai kesejahteraan dan kemakmuran. Hubungan demokrasi-kesejahteraan tak bersifat linier- kausalistik, melainkan nonlinier- kondisional yang melibatkan banyak faktor, seperti pengalaman sejarah, basis sosial, struktur masyarakat, pendidikan penduduk, penegakan hukum, kemantapan/kelenturan institusi politik. Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.